Senin, 22 Oktober 2012

Fitur-fitur yang terdapat pada Facebook


-      Messages and Inbox
Sejak Facebook didirikan, mereka telah mengizinkan pengguna mengirim pesan satu sama lain. Seorang pengguna Facebook dapat mengirimkan pesan ke siapapun sekali waktu. Menghapus pesan dari kotak masuk seseorang tidak menghapusnya dari kotak masuk pengguna lain, serta mencegah pengirim mengirim ulang pesan yang dikirim olehnya.Tanggal 15 November 2010, Facebook mengumumkan layanan "Facebook Messages" baru. Pada media hari itu, CEO Mark Zuckeberg mengatakan, "memang benar bahwa seseorang dapat memperoleh alamat surel @facebook.com, namun itu bukan surel." Peluncuran fitur tersebut telah diantisipasi sementara waktu sebelum pengumuman ini, dengan sejumlah pengamat menyebutnya sebagai "pembunuh Gmail". Sistem ini, yang akan diluncurkan kepada semua pengguna situs tersebut, menggabungkan pesan teks, pesan instan, surel, dan pesan reguler, dan akan meliputi pengaturan privasi sama seperti layanan Facebook.
-      Networks, Groups, and Like Pages
-      News Feed
-      Notifications
Pemberitahuan dari peristiwa yang lebih penting, misalnya, seseorang yang berbagi link di dinding pengguna atau mengomentari posting pengguna sebelumnya mengomentari, sebentar muncul selama beberapa detik di bagian kiri bawah sebagai pesan popup (jika pengguna sedang online) , dan counter merah diperbarui pada toolbar di bagian atas, sehingga memungkinkan pengguna untuk melacak semua pemberitahuan terbaru.
-      Phone
Pada September 2010, rumor "Facebook Phone" yang mirip seperti Android Google bermunculan di situs-situs berita industri bisnis dan teknologi. Dalam wawancara dengan blog teknologi terkenal, Techcrunch, CEO Mark Zuckerberg mengatakan "Strategi kami sangat jelas. Kami mencoba membangun lapisan sosial untuk semua orang," namun menolak bahwa mereka mencoba bersaing dengan iPhone Apple atau Android.
-      Poke
Fitur colek ditujukan sebagai "dorongan" untuk menarik perhatian pengguna lain.
-      Status Updates
Facebook memiliki fitur bernama "status updates" (atau "status" saja) yang memungkinkan pengguna mengirimkan pesan ke semua teman mereka agar dapat dibaca.
-      URL shortener
-      Usernames

-      Wall
Dinding adalah ruang di setiap halaman profil pengguna yang memungkinkan teman-teman mengirimkan pesan ke pengguna agar dibaca sekaligus menampilkan waktu dan tanggal pesan ditulis.




Apa itu New media ? dan Macam-macam contoh New media


New media mungkin kata-kata ini sudah sering kita dengar , pasti kita mengartikan itu adalah Media Baru ya memang benar. Saya akan coba menjelaskan sedikit tentang new media dari Definisi, Pandangan, Manfaat, Komponen dan Aplikasi New Media

1. Definisi New Media
                New Media, apakah New Media itu? New Media terdiri dari 2 kata New yang berarti Baru, Baru disini yang berarti sesuatu perubahan dan Media yang berarti Perantara yang dapat menyalurkan informasi dari sumber kepada orang yang membutuhkan informasi seperti kita ini. Dari arti kedua kata tersebut sudah bisa kita simpulkan bahwa New Media adalah suatu sarana Perantara Baru atau juga bias diartikan sebagai sarana yang memiliki perantara yang selalu terkait dengan waktu sehingga informasi yang di dapatkan adalah informasi yang baru. Pada akhir abad ke-20 New Media yang dimaksudkan adalah setelah banyak kemunculan media Digital, Computer , dan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dan sebagian besar teknologi dari New Media adalah Digital

2. Pandangan New Media
                Menurut saya, karena saya juga sebagai pengguna New Media jadi New Media itu sangat membantu sekali bagi kita untuk mempermudah kegiatan kita sehari-hari kita dalam belajar, bekerja dan masih banyak lagi, karena New Media Hadir karena banyak manusia yang menginginkan hal yang instant untuk mengerjakan segala aktifitasnya dan untuk memenuhi kebutuhan yang dapat diakses kapan dan dimananpun kita berada. Maka new media yang dapat diakses dengan mudah dan cepat jadi kita tidak perlu susah payah untuk mendapatkan suatu informasi, pengetahuan, hiburan dan masih banyak lagi semua itu bias kita dapatkan dengan sangat mudah oleh adanya New Media

3. Manfaat New Media
                Manfaat dari New Media banyak sekali yah seperti yang sudah saya jelaskan di pandangan New Media bahwa New Media itu sangat membantu sekali kita untuk mempermudah pekerjaan, memperbanyak teman, hiburan, dan pokonya masih banyak lagi tapi itu semua tergantung dari diri kita sendiri untuk mempergunakan New Media ini untuk hal-hal yang baik atau hal yang buruk
4. Komponen New Media
    Komponen dari New Media adalah Produsen, Distributor, dan Konsumen. Produsen disini yang berarti pembuat atau penyedia layanan , Distributor yang berarti penyalur, dan Konsumen adalah kita sebagai pengguna jasa layanan itu sendiri.

5. Aplikasi New Media
    Banyak aplikasi yang terdapat di dalam New Media contohnya

1.      - Dalam sarana Media Sosial
Siapasih yang tidak tahu media social Facebook dan Twitter  yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia, Media Sosial ini sangat membantu kita untuk mencari teman, berbincang” dengan teman dalam jarak jauh dan bias juga dipakai uttuk kebutuhan pekerjaan. Tapi di Twitter tidak kita tikdak bisa terlalu bebas untuk mengungkapkan suatu ekspresi di Twitter kita hanya dapat menulis dengan 140 karakter beda dengan di Facebook yang dapat menampung banyak ekspresi kita yang ingin kita katakan.

2.      - Dalam sarana pemberi Informasi
Dengan  New Media kita bisa mengetahui banyak informasi dengan cepat dan mudah. Karena informasi akan selalu bertambah dengan cepat contohnya detik.com disana banyak sekali informasi dari politik, ekonomi, bisnis ,dan entertainment

3.       -Dalam sarana Hiburan
Selain untuk mencari untuk mencari teman dan mengetahui informasi terkini New Media juga mempunya sarana dalam Hiburan juga salah satunya dari situs terkenal yang mempunyai banyak sekali video-video yang dapat kita lihat yaitu youtube.com disana banyak video yang dapat kita lihat dari video yang lucu sampai video yang menyeramkan.
             
 referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/New_media
                  http://rhiessa.wordpress.com/2011/10/10/new-media-2/

Rabu, 28 Maret 2012

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dapat menciptakan kebudayaan mereka sendiri serta melestarikannya secara turun temurun. Budaya tercipta dari berbagai macam kegiatan dan kejadian-kejadian yang terus berlangsung yang mana itu semua sudah diatur oleh Sang Pencipta.
Terciptanya Budaya merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala sesuatu yang berada di alam semesta ini. Manusia dibekali akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya dan pada hakikatnya manusia juga bertindak sebagai pemimpin di muka bumi. Disisi lain manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku. Dengan kemampuan yang dimilikinya manusia bisa menciptakan kebudayaan.

MANUSIA

Dari segi ilmu eksakta, dalam ilmu kimia dikatakan manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia. Dalam ilmu fisika manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling berkaitan satu dengan lainnya dan merupakan kumpulan dari energi. Dalam biologi manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong kedalam golongan mahluk mamalia. Dalam ilmu ekonomi, manusia merupakan mahluk yang selalu ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan yang mereka lakukan. Dalam ilmu sosiologi manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri. Dalam politik manusia adalah mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan. Dan lain sebagainya.
Pada dasarnya Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan Tuhan lainnya. Manusia terdiri dari jiwa dan raga serta dilengkapi dengan akal pikiran dan hawa nafsu. Akal dan pikiran digunakan untuk kebaikan mereka sendiri dan juga untuk orang di sekitar mereka. Sedangkan diberikan hawa nafsu agar mereka mampu hidup dan beradaptasi di alam semesta ini. Manusia diciptakan sebagai pemimpin di bumi. Disisi lain manusia hidup sebagai makhluk sosial, yang selalu hidup berdampingan satu sama lain.

KEBUDAYAAN

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti segala sesuatu yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan adalah sesuatu yang dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun ada juga kebudayaan yang dapat dirasakan dengan panca indera seperti lagu, tari, dan bahasa.
Perubahan kebudayaan pada dasarnya disebabkan oleh perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut. Perubahan itu terjadi karena adanya hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara sekelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yang statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika. Perubahan itu muncul akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi dasar kebudayaan tersebut.

KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, dengan kata lain bahwa keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan tersebut akan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat lepas dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang termasuk kedalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari perilaku manusia yang membuatnya.

Pengertian Tujuan dan Ruang Lingkup IBD

Pengertian Ilmu Budaya Dasar

IBD merupakan ilmu yang dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah IBD dikembangkan pertama kali di Indonesia yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang berarti manusia, berbudaya. Dengan mempelajarinya diharapkan seseorang akan dapat menjadi manusia yang lebih manusiawi dan lebih berbudaya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia dapat menjadi humanus, maka mereka harus mempelajari ilmu tersebut disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yaitu sebagai manusia itu sendiri.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Tujuan dari IBD adalah supaya mahasiswa dapat memahami konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. IBD juga merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas pola pikir dan wawasan serta kemampuan kritikan terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Dikhawatirkan pada saat ini mahasiswa mulai mengalami pergeseran nilai-nilai yang dapat membuatnya bersikap masa bodoh atau putus asa, yang mana itu semua merupakan suatu sikap yang tidak sewajarnya dimiliki oleh seorang terpelajar. Bagaimanapun juga mahasiswa adalah orang-orang muda yang sedang mempelajari cara untuk memberikan tanggapan dan penilaian terhadap apa saja yang terjadi atas dirinya dan masyarakat sekitarnya.

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Dari tujuan yang telah disebutkan, terdapat dua masalah pokok yang dapat dipakai sebagai bahan untuk menentukan ruang lingkup IBD. Diantaranya adalah :
  1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan kumpulan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat ditanggapi dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
  2. Hakekat manusia yang satu atau universal, tetapi beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan di masing-masing jaman dan tempat.
Dari pengembangan masalah-masalah tersebut, dapat diketahui bahwa orientasi ilmu budaya dasar memang tidak dapat terlepas dari masalah-masalah manusia dan kebudayaannya. Dengan demikian mahasiswa akan lebih mudah mengidentifikasi dirinya dengan masalah yang dibahas dan untuk menunjukkan bahwa hal-hal yang didiskusikan sesuai dengan pengalaman hidup manusia.